
Cara Terbit Cepat di Jurnal SINTA 5: Panduan Lengkap untuk Penulis Pemula
Publikasi di jurnal ilmiah menjadi salah satu syarat penting dalam dunia akademik, terutama bagi mahasiswa, dosen, dan peneliti. Jurnal yang terindeks SINTA (Science and Technology Index) tingkat 5 menjadi pilihan populer karena prosesnya relatif lebih cepat dan peluang keterima lebih tinggi dibanding jurnal di level SINTA 1–4. Meski begitu, kamu tetap membutuhkan strategi yang tepat agar artikelmu bisa terbit tanpa hambatan.
Artikel ini menyajikan panduan lengkap dan praktis agar kamu bisa terbit cepat di jurnal SINTA 5. Mulai dari memilih jurnal yang sesuai, menyusun artikel dengan struktur ilmiah, hingga menghindari kesalahan umum yang sering membuat naskah ditolak.
1. Pahami Tujuan dan Kriteria Jurnal SINTA 5
Sebelum menulis, kamu perlu memahami karakteristik jurnal SINTA 5. Umumnya, jurnal ini berada pada tingkat nasional, dikelola oleh perguruan tinggi, lembaga riset, atau asosiasi ilmiah di Indonesia. Walaupun peringkatnya lebih rendah dibanding SINTA 1–4, jurnal ini tetap menerapkan standar seleksi, peer-review, dan etika publikasi ilmiah.
Jurnal SINTA 5 lebih terbuka terhadap penulis pemula, namun mereka tetap menolak artikel yang tidak memenuhi standar substansi dan format. Maka dari itu, kamu harus menghindari pola pikir instan dan tetap menyiapkan artikel dengan serius.
2. Tentukan Topik Spesifik dan Relevan
Langkah awal yang paling krusial adalah menentukan topik penelitian. Pilih topik yang sesuai dengan keahlianmu, relevan dengan kebutuhan masyarakat, dan memiliki kontribusi ilmiah. Hindari topik yang terlalu umum atau sudah banyak dibahas tanpa sudut pandang baru.
Contoh topik yang baik:
- Bukan: “Pengaruh Media Sosial terhadap Remaja”
- Lebih baik: “Pengaruh Intensitas Penggunaan Instagram terhadap Self-Esteem Remaja di Masa Pandemi”
Topik yang spesifik memudahkan kamu dalam menyusun argumen dan memperkuat posisi artikelmu dalam literatur ilmiah yang ada.
3. Cari dan Evaluasi Jurnal yang Tepat
Kamu bisa mengakses situs resmi SINTA (https://sinta.kemdikbud.go.id/) untuk mencari jurnal sesuai bidang keilmuan. Perhatikan beberapa hal berikut:
- Scope atau ruang lingkup jurnal
- Frekuensi terbit
- Lama waktu review
- Template artikel
- Informasi kontak editor
Pilih jurnal yang rutin menerbitkan artikel (misalnya 3 atau 4 kali setahun), karena semakin sering terbit, semakin besar peluang artikelmu bisa masuk dalam edisi berikutnya.
4. Ikuti Struktur Penulisan Ilmiah yang Benar
Gunakan struktur standar ilmiah: IMRAD (Introduction, Methods, Results, and Discussion). Ini menjadi pola yang umum dan sangat disukai oleh editor jurnal SINTA 5.
a. Pendahuluan
Sampaikan latar belakang masalah secara ringkas, identifikasi gap penelitian, dan nyatakan tujuan penelitianmu dengan jelas.
b. Metode Penelitian
Jelaskan metode secara rinci. Sebutkan pendekatan yang kamu gunakan (kualitatif, kuantitatif, atau campuran), teknik pengumpulan data, instrumen, dan cara analisis.
c. Hasil dan Pembahasan
Tampilkan data dalam bentuk tabel atau grafik agar mudah dipahami. Kemudian, bahas hasilnya secara kritis, bandingkan dengan penelitian sebelumnya, dan tunjukkan apa yang membedakan temuannya.
d. Kesimpulan dan Saran
Simpulkan temuan secara ringkas dan berikan saran untuk penelitian selanjutnya atau implikasi kebijakan jika relevan.
5. Perhatikan Gaya Bahasa Akademik dan Hindari Kalimat Tidak Efektif
Tulis artikel menggunakan bahasa ilmiah yang jelas, lugas, dan objektif. Hindari kalimat panjang yang membingungkan. Gunakan kalimat aktif untuk menyampaikan gagasan secara langsung dan kuat.
Contoh kalimat aktif yang efektif:
- “Peneliti mengumpulkan data melalui wawancara semi-struktur.”
- “Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan setelah intervensi.”
Gunakan tools seperti Grammarly, Typely, atau Hemingway Editor untuk mengecek kualitas tulisanmu.
6. Gunakan Referensi Terkini dan Berkualitas
Referensi menjadi penopang utama artikel ilmiah. Kamu harus menggunakan sumber yang relevan dan terbit dalam 5 tahun terakhir. Prioritaskan jurnal nasional terakreditasi atau jurnal internasional bereputasi.
Kamu bisa mencari referensi dari:
- Google Scholar
- DOAJ (Directory of Open Access Journals)
- Garuda Kemdikbud
- ResearchGate (untuk artikel yang tidak berbayar)
Cita semua referensi menggunakan sistem yang diminta jurnal, misalnya APA, IEEE, atau Vancouver.
7. Cek Orisinalitas dan Hindari Plagiarisme
Editor jurnal selalu melakukan pemeriksaan plagiarisme menggunakan software seperti Turnitin atau iThenticate. Pastikan artikelmu memiliki tingkat kemiripan di bawah 20%. Jika kamu menggunakan kutipan, jangan lupa mencantumkan sumber dengan benar.
Gunakan tools pengecek plagiarisme sebelum mengirim artikel:
- Plagiarism Checker X (versi gratis tersedia)
- Grammarly Premium
- Quetext
8. Kirim Artikel dan Pantau Prosesnya Secara Aktif
Setelah menyiapkan naskah sesuai format jurnal, kamu bisa mengirimnya melalui Open Journal System (OJS) jurnal tersebut. Lengkapi metadata penulis, afiliasi, abstrak, dan file pendukung jika diminta.
Setelah mengirim, simpan bukti submit dan catat tanggalnya. Jika tidak ada kabar dalam 4–6 minggu, kirim email singkat dan sopan kepada editor untuk menanyakan status naskahmu.
Pustaka Publisher juga menyediakan jasa produk lainya seperti jurnal international scopus, Haki, Jasa translate, Cek Plagiasi turnitin, pembuatan artikel dan PJMT.
Bagi kamu yang tertarik dengan penawaran kami, bisa langsung konsultasi melalui Whatsapp di bawah ini dan dapatkan promo Bulan Juni!

Penutup
Terbit cepat di jurnal SINTA 5 membutuhkan strategi, ketelitian, dan ketekunan. Kamu tidak bisa mengandalkan keberuntungan atau jalan pintas. Dengan memahami struktur artikel ilmiah, memilih jurnal yang tepat, menulis dengan gaya akademik yang jelas, serta aktif dalam proses submit dan komunikasi, peluang untuk publikasi akan jauh lebih besar.
Jangan tunggu sempurna untuk mulai menulis. Mulailah dari sekarang, dan perbaiki sambil berjalan.
Kalau kamu ingin versi PDF, e-book, atau ingin saya buatkan daftar jurnal SINTA 5 aktif sesuai bidangmu (misalnya pendidikan, ekonomi, kesehatan, dll), tinggal bilang saja. Mau saya bantu?
