
Mempublikasikan artikel ilmiah di jurnal terindeks SINTA (Science and Technology Index) adalah salah satu langkah penting bagi mahasiswa, dosen, dan peneliti di Indonesia. SINTA memberikan penilaian pada jurnal-jurnal nasional berdasarkan kualitas, reputasi, dan dampaknya, mulai dari SINTA 1 (tertinggi) hingga SINTA 6.
Namun, menembus jurnal SINTA bukan perkara mudah. Artikel harus memenuhi standar ilmiah, mengikuti format tertentu, dan lolos proses review yang ketat. Berikut beberapa trik efektif agar artikelmu lolos di jurnal terindeks SINTA.
1. Pahami Kategori dan Fokus Jurnal
Sebelum menulis, tentukan jurnal tujuan dan pastikan topik artikelmu sesuai dengan fokus dan ruang lingkup jurnal tersebut. Baca artikel-artikel terdahulu di jurnal itu untuk memahami gaya penulisan, metodologi, dan isu yang sering dibahas.
Tips:
- Kunjungi situs resmi SINTA: https://sinta.kemdikbud.go.id
- Gunakan filter berdasarkan bidang ilmu dan peringkat SINTA
- Pelajari template penulisan yang disediakan jurnal
2. Ikuti Format Penulisan Secara Disiplin
Setiap jurnal memiliki template yang wajib diikuti, termasuk gaya kutipan, jumlah kata, struktur abstrak, dan tata letak tabel/gambar. Kesalahan kecil bisa menjadi alasan penolakan.
Poin penting:
- Gunakan format IMRAD (Introduction, Method, Results, and Discussion)
- Gunakan aplikasi manajemen referensi seperti Zotero atau Mendeley
- Cek plagiarisme dengan Turnitin (maksimal biasanya <20%)
3. Perkuat Referensi dan Landasan Teori
SINTA sangat memperhatikan kekuatan pustaka ilmiah dalam artikel. Gunakan referensi dari jurnal bereputasi (Scopus, DOAJ, atau jurnal nasional SINTA 1–3). Jangan hanya mengandalkan blog atau sumber populer.
Gunakan referensi terbaru (5–10 tahun terakhir), terutama dalam bidang yang cepat berkembang.
4. Tulis dengan Bahasa Ilmiah yang Jelas
Gunakan kalimat aktif, ringkas, dan tepat sasaran. Hindari kalimat bertele-tele. Jika jurnal menggunakan Bahasa Inggris, pastikan grammar benar dan profesional — bisa gunakan Grammarly atau minta bantuan proofreader.
Contoh kalimat efektif:
“Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak digital marketing terhadap keputusan pembelian generasi Z di Indonesia.”
5. Siapkan Diri untuk Proses Review
Setelah submit, artikel akan masuk tahap review (biasanya 1–3 bulan). Reviewer akan memberi komentar yang harus dijawab dengan argumen akademik yang kuat.
Tips hadapi reviewer:
- Tanggapi komentar secara sopan dan jelas
- Jangan defensif; gunakan data atau literatur sebagai bukti
- Lampirkan versi revisi dengan highlight perubahannya
6. Perhatikan Etika Publikasi
Hindari duplikasi, manipulasi data, atau publikasi ganda. Semua bentuk pelanggaran etika bisa membuat artikel ditolak dan nama tercoret dari sistem jurnal.
7. Konsisten dan Jangan Mudah Menyerah
Menembus jurnal SINTA kadang butuh lebih dari satu kali percobaan. Jangan putus asa jika artikelmu ditolak. Perbaiki, cari jurnal lain yang sesuai, dan kirim ulang.
Kesimpulan
Menembus jurnal SINTA bukan hanya soal menulis, tetapi soal strategi dan ketekunan. Dengan memahami jurnal tujuan, mengikuti format, memperkuat referensi, serta menyusun artikel secara ilmiah dan sistematis, peluang untuk diterima akan jauh lebih besar.
Mulailah dengan satu artikel, terus evaluasi, dan tingkatkan kualitas tulisanmu. Dengan konsistensi, kamu pasti bisa lolos jurnal SINTA!
Pustaka Publisher juga menyediakan jasa produk lainya seperti jurnal international scopus, Haki, Jasa translate, Cek Plagiasi turnitin, pembuatan artikel dan PJMT.
Bagi kamu yang tertarik dengan penawaran kami, bisa langsung konsultasi melalui Whatsapp di bawah ini dan dapatkan promo Bulan Juni!


https://shorturl.fm/RfvPO